Harga

Untuk harga beli, jelas investasi rumah akan butuh modal lebih banyak ketimbang investasi apartemen, dengan luasan perbandingan yang hampir sama. Misalnya, apartemen tipe studio akan jauh lebih murah ketimbang beli rumah tapak tipe 36, untuk luasan kurang lebih sama.

Fasilitas

Untuk fasilitas, investasi apartemen akan lebih menjanjikan. Biasa, apartemen memang dibangun bersama dengan fasilitas penunjang, mulai dari gym, kolam renang, playground, minimarket, dan lain-lain–yang selokasi, bahkan sebangunan. Jadi, ya lebih mudah kalau butuh apa-apa. Enggak perlu ke mana-mana deh.

Perawatan

Kalau pengin investasi rumah, beli kemudian disewakan, maka kamu mesti siap dengan segala hal yang diperlukan untuk perawatan. Seperti harus sering ngecek apakah atap bocor, saluran air lancar, bagaimana kualitas asi PAM dan air sumur, dan sebagainya. Apalagi jika rumahnya masih belum dihuni, maka tanggung jawab sepenuhnya ada padamu sebagai pemilik.

Dijadikan Jaminan

Rumah bisa menjadi agunan atau jaminan jika kita hendak berutang ke lembaga keuangan, seperti bank. Nilainya bisa tinggi.

Apartemen sebaliknya. Kalau mau investasi apartemen terus mau dijadikan sebagai jaminan, nilainya tidak terlalu banyak. Lebih rendah dari rumah deh, pokoknya.

Nah, gimana menurut kalian? Kalau mau investasi properti, mendingan investasi apartemen atau investasi rumah? Keduanya kan ada plus minusnya. Semua akhirnya kembali lagi ke kamu sebagai investornya, karena kondisi dan kebutuhan masing-masing orang kan bisa berbeda, yes?

Yang pasti, sesuaikan dengan tujuan investasi dan tujuan keuanganmu ya! Rencanakan semua dengan sebaik-baiknya. Kalau perlu, konsultasi ke beberapa orang yang sudah berpengalaman, biar semakin terbuka pilihannya.

 

Mau Investasi Properti, Mendingan Investasi Apartemen atau Rumah?

1 Komentar

admin, Wednesday, 17 Jun 2020

terimakasih atas informasinya

Reply